Kalah Setiap Hari
Dia pergi ke perantauan
Jauh dengan pertemuan
Dia di sana sendirian
Tak lagi ada teman
Dunianya hilang seketika
Setelah mimpinya sirna
Dia kubur di langit semesta
Pandangannya kabur akan air mata
Teman yang lainnya telah punya segalanya
Dia belum juga menjadi siapa-siapa
Pertanyaan berputar dalam kepalanya
Mau jadi apa?
Masa depan dan mimpinya hilang
Seleranya pudar tanpa bayang
Mengembang, umpatan, bajingan
Kalah lagi setiap malam
Kalah lagi, lari lagi
Coba lagi, berdiri lagi
Jatuh kembali, tak ada yang menemani
Sampai hati mati, akankah tetap begini?
Sejuta kemungkinan dia coba
Ribuan kekalahan dia terima
Ratusan hinaan setiap harinya
Satu kasih sayang untuk setiap usaha
Cipt. Seekor Ikan
Komentar