TAI KUCING
Senja malam bersua
Wajahnya yang indah seketika menyapa
Entahlah, dia tetap cantik sederhana
Putih merona dan memesona
Awan seketika pergi tak menampakkan parasnya
Wanita yang dulu aku suka
Ternyata hanya datang untuk sementara
Aku terbata dan mulai mengeja kata demi kata
Cinta? Tai kucing semua
Aku muak dengan ungkapan yang selalu sama
“Kamu milikku selamanya”
Cokelat kering di dalam tempat sampah
Lebih baik kau pergi daripada aku meronta merah
Bintang binatang jalang
Jangan datang meski tak aku undang
Kau hanya akan manikamku dengan luka dalam
Aku itu ingin dicinta warna bukan yang kelabu kelam
Kau mau apa?
Persetan semuanya
Dulu aku kejar kau dalam semua dunia
Namun kau buang aku tak berguna
Sayang?
Makan saja deritamu sekarang
Aku muak karena kau telah datang
Cipt. Seekor Ikan
Komentar